Cedera Kaki, Pendaki asal Bogor Dievakuasi dari Gunung Sindoro

Pendaki Gunung Sindoro asal Bogor, Nela Pelangi, dievakuasi tim SAR gabungan di Gunung Sindoro, Minggu (9/6 - 2019). (Semarangpos.com/Basarnas Jateng)
11 Juni 2019 04:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Nasib nahas dialami pendaki asal Bogor, Nela Pelangi, 25. Ia mengalami cedera kaki saat tengah melakukan pendakian di Gunung Sindoro, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah (Jateng), Minggu (9/6/2019) malam.

Akibat cedera itu, Nela pun tak bisa melanjutkan perjalanan hingga harus dievakuasi oleh tim SAR gabungan.

Kepala Badan SAR Nasional (Basarnas) Jateng, Aris Sofingi, menuturkan awalnya Nela bersama rekannya hendak turun dari puncak Gunung Sindoro melalui jalur pendakian Grasindo, Kecamatan Kledung. Namun, di tengah perjalanan korban mengalami insiden, terjatuh hingga membuat kakinya cedera.

“Ia terjatuh di Pos 3 hingga mengalami cedera kaki dan tidak bisa bejalan. Insiden itu terjadi sekitar pukul 18.30 WIB,” ujar Aris dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Senin (10/6/2019).

Rekan Nela yang mengetahui kejadian itu segera melapor ke Basarnas Unit Siaga Wonosobo. Koordinator Basarnas Unit Siaga Wonosobo, Heri Sunandar, yang mendapat laporan tersebut pada pukul 21.20 WIB pun segera memberangkatkan regu penyelamat untuk melakukan operasi pencarian dan pertolongan terhadap pendaki asal Bogor itu.

“Proses evakuasi melibatkan tim SAR gabungan dari Base Camp Grasindo, Tagana, dan teman-teman pendaki. Kami melakukan pendakian dari Pos 1 menuju Pos 3 selama satu jam,” ujar Heri.

Heri mengaku proses evakuasi berjalan lancar dan hanya memakan waktu sekitar dua jam. Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 23.45 WIB.

Survivor berhasil diselamatkan. Ia mengalami cedera tungkai kaki kanan dan selanjutnya kami bawa turun menuju base camp dengan keadaan selamat,” imbuh Heri.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya