Objek Wisata di Dieng Dipasangi Barcode, Ini Tujuannya…

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng, Aryadi Darwanto, menunjukkan barcode yang terpasang di Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng). (Semarangpos.com/UPT Dieng)
18 Juni 2019 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ada sesuatu yang baru di kawasan wisata dataran tinggi Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah (Jateng), baru-baru ini. Beberapa objek wisata seperti Candi Arjuna saat ini telah dibasangi barcode yang bisa dipindai dengan telepon pintar.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dieng, Aryadi Darwanto, mengatakan barcode itu saat ini dipasang di sejumlah objek wisata, seperti Candi Arjuna dan Museum Kailasa. Barcode itu dipasang dengan tujuan menjadikan objek wisata Dieng sebagai smart destination atau wisata pintar.

Wisatawan yang datang bisa mengetahui seluk beluk atau cerita sejarah dari objek wisata yang berada di Dieng hanya dengan memindai barcode yang sudah terpasang.

“Dengan adanya barcode itu akan mempermudah wisatawan memperoleh informasi sejarah tentang objek wisata yang ada di Dieng,” ujar Aryadi saat dihubungi Semarangpos.com, Senin (17/6/2019).

Arya mengatakan saat ini sudah ada delapan candi di dataran tinggi Dieng yang sudah dipasang barcode QR. Selain delapan candi, barcode juga dipasang di 20 benda yang ada di Museum Kailasa, seperti arca.

“Target kami ada 50 barcode yang dipasang. Ini dilakukan untuk memudahkan wisatawan mendapat informasi sejarah terkait objek wisata yang ada di Dieng. Selain berwisata, pengunjung tentu juga bisa mendapat manfaat lebih, yakni mendapat edukasi,” imbuh pria yang akrab disapa Arya itu.

Arya mengaku ide smart destination itu sebenarnya berasal dari Pusat Studi Pariwisata (Puspar) Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta. Setelah itu, pihaknya pun membuat aplikasi barcode QR untuk Dieng agar memudahkan wisatawan mengerti semua hal tentang Dieng.

“Informasi yang kami sajikan juga up to date. Untuk mengaksesnya mudah sekali. Ada pemindai QR di HP, biasanya sudah bawaan dari HP-nya. Kalau tidak ada bisa download di Playstore, scan QR. Kemudian scan QR itu ditempelkan di barcode yang sudah terpasang. Tidak sampai 30 detik, sudah muncul web yang menampilkan informasinya,” terang Arya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya