Grand Opening, Saloka Tak Hanya Tampilkan 25 Wahana, Tapi 26

Pengunjung menikmati sensasi wahana Bengak-Bengok di Saloka Theme Park, Sabtu (22/6 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
23 Juni 2019 12:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Taman rekreasi keluarga, Saloka Theme Park, resmi beroperasi secara penuh, Sabtu (22/6/2019). Tak hanya menampilkan 25 wahana, taman rekreasi yang diklaim terbesar dan terlengkap di Jawa Tengah (Jateng) itu menyajikan 26 wahana.

Beroperasinya secara penuh taman rekreasi yang terletak di Jl. Fatmawati No. 154, Lopait, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang itu ditandai dengan acara grand opening. Sederet pertunjukkan tersaji dalam acara itu, mulai dari penampilan pendangdut Via Vallen, band asal Jogja, The Rain, hingga kesenian daerah setempat, Drumblek.

Menteri Pariwisata, Arief Yahya, juga turut hadir dalam acara grand opening taman rekreasi yang berdiri di atas lahan seluas 12 hektare itu. Ia turut didampingi sederet pejabat pemerintahan, seperti Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita G. Rahayu, dan Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Jateng, Sinoeng N. Rachmadi.

Grand opening Saloka Theme Park juga ditandai dengan dioperasinya secara penuh 26 wahana. Ke-26 wahana itu membuat Saloka Theme Park menjadi taman rekreasi terlengkap di Jateng saat ini.

Marketing Manager Saloka Theme Park, Jodie Senoatmojo, mengatakan sebelum Grand Opening, Saloka sebenarnya sudah beroperasi yang ditandai dengan acara soft opening pada Desember lalu. Tapi, saat itu Saloka baru bisa mengoperasikan 18 wahana dan bertambah menjadi 23 wahana saat libur Lebaran kemarin.

“Nah, sekarang ada 25 wahana plus 1 wahana, jadi 26. Sebelumnya, kita kan hanya menjanjikan 25 wahana, tapi sekarang 26 wahana. 1 wahana tambahan itu adalah Baru Klinting Show, yang akan kita operasikan saat weekend. Tapi kalau momen liburan seperti saat ini akan kita operasikan setiap hari,” ujar Jodie saat berbincang dengan Semarangpos.com di sela acara pembukaan.

Jodie mengatakan meski sudah dibuka secara besar-besaran, pihaknya tidak akan menaikan harga tiket. Harga tiket masuk terusan dibanderol tetap sama, yakni Rp120.000 saat hari biasa atau weekday dan Rp150.000 saat weekend atau akhir pekan. Pihaknya sempat membantah jika tarif tersebut dianggap kemahalan. Ia menilai harga tiket itu sudah cukup bersahabat bagi pengunjung.

“Kami rasa itu [tarif] sudah cukup wajar. Entry view kita adalah memberikan wahana keamanan dan kenyamanan. Dengan harga Rp120.000-Rp150.000, bisa naik berkali-kali tanpa perlu membayar lagi, bahkan dari buka hingga tutup. Bandingkan dengan taman rekreasi lain yang setiap kali naik bayar, turun, mau naik bayar lagi. Saya rasa itu sudah cukup masuk akal,” jelas Jodie.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya