Tabrakan Beruntun di Purwokerto Cabut Nyawa

Petugas Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Banyumas melakukan olah TKP di lokasi tabrakan beruntun, Jl. Jenderal Soedirman, selatan Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (25/6 - 2019) siang. (Antara/Sumarwoto)
25 Juni 2019 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Tabrakan beruntun berbuntut maut terjadi di Jl. Jenderal Soedirman, selatan Pasar Wage, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019) siang. Seorang pembonceng sepeda motor meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas tersebut.

Informasi yang dihimpun Kantor Berita Antara di lokasi kejadian mengungkapkan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB tatkala arus lalu-lintas di Jl. Jenderal Soedirman sedang ramai kendaraan. Saksi mata yang juga petugas parkir di tempat itu, Makmun, 59, mengatakan kecelakaan terjadi saat dia sedang mengatur parkir kendaraan tidak jauh dari lokasi kejadian.

"Tiba-tiba terdengar suara 'jeder', kemudian saya melihat ke arah timur, ada orang jatuh dari sepeda motor dan selanjutnya terlindas mobil Honda HR-V yang menabraknya hingga meninggal dunia," katanya. Korban meninggal dunia merupakan pembonceng sepeda motor Vario berpelat nomor R 3022 DF, sedangkan pengendaranya mengalami luka berat.

Lebih lanjut, Makmun mengatakan mobil Honda HR-V warna putih berpelat nomor R 8530 RH tersebut selanjutnya menyerempet sepeda motor R 2256 WV yang ada di depannya sehingga pengendara beserta pemboncengnya terjatuh dan luka-luka. Laju mobil Honda yang dikemudikan oleh seorang wanita yang membawa anak tersebut baru terhenti setelah menabrak mobil Daihatsu Terios warna hitam berpelat nomor R 8895 LH yang sedang parkir di sisi selatan Jl. Jenderal Soedirman.

"Mobil Terios itu terdorong ke depan hingga menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir di depannya," katanya. Dua sepeda motor yang terparkir di depan mobil Daihatsu Terios, yakni Yamaha Mio Z berpelat nomor R 2933 CR dan Yamaha Mio J berpelat nomor R 2971 MS.

Salah seorang korban luka selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Prof. dr. Margono Soekarjo Purwokerto dan dua korban luka lainnya di RS Bunda Purwokerto. Sementara itu, jasad korban meninggal tetap di lokasi kejadian demi menunggu kedatangan polisi.

Salah seorang pramuniaga Apotek Sanitas yang berlokasi tepat di depan lokasi kejadian, Diah, mengatakan sepeda motor Honda Vario yang ditabrak maupun mobil Honda HR-V yang menabraknya datang dari arah timur. "Sepeda motor Vario itu sebenarnya sudah minggir, tapi ditabrak oleh mobil HR-V di belakangnya. Pembonceng sepeda motor terpental dan terlindas oleh mobil itu hingga akhirnya meninggal dunia, sedangkan pengendara sepeda motornya terjatuh dan mengalami luka berat," katanya.

Pemilik mobil Daihatsu Terios, Syarip, 47, mengaku sedang berada di salah satu toko bersama anaknya namun tiba-tiba mendengar suara "jeder". "Tahu-tahu mobil saya yang sedang parkir di sini ditabrak dari belakang oleh mobil Honda HR-V hingga terdorong maju dan menabrak dua sepeda motor yang sedang parkir," katanya.

Berdasarkan pemantauan Antara, aparat Satuan Lalu Lintas Kepolisian Resor Banyumas yang dipimpin Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Iptu Mufti Effendi segera mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan dari masyarakat. Petugas selanjutnya mengevakuasi jenazah korban meninggal dunia ke RSUD Prof. dr. Margono Soekarjo, Purwokerto.

Petugas juga melakukan identifikasi pemilik kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tersebut dan melakukan olah tempat kejadian perkara serta mendata identitas kedua korban yang telah dibawa ke rumah sakit. Kepala Unit Kecelakaan Lalu Lintas Satlantas Polres Banyumas Iptu Mufti Effendi mengatakan pengendara mobil Honda HR-V berinisial Sar, 42, belum bisa dimintai keterangan.

"Kami masih menyelidiki kasus kecelakaan ini," tegasnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara