Tersengat Listrik, Jasad Ketua Slemania Tersampir di Batang

Aparat Polres Batang membantu warga menurunkan jasad Slemania, kelompok suporter PSS Sleman, yang tewas tersengat listrik di Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (25/6 - 2019). (Antara/Kutnadi)
25 Juni 2019 22:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, BATANG — Kisah tragis dialami Edi Santosa, 22, ketua kelompok suporter Slemania, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta di Batang, Jawa Tengah. Ia tersengat listrik hingga tewas kala memasang bendera bertuliskan "Chalistha" di sebuah pohon di Desa Tegalsari, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Selasa (25/6/2019).

Aparat Polres Batang harus menurunkan Edi Santosa dari pohon karena ketua Slemania Batang itu tersangkut di ketinggian. Kepala Polres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga yang didampingi Kepala Kapolsek Tulis AKP Gumana mengatakan korban mengalami luka bakar pada telapak tangan kirinya dan sebagian tubuhnya.

Kapolres Batang Edi Suranta Sinulingga berdasarkan pemeriksaan memastikan korban Edi Santosa yang tercatat warga Kecamatan Kandeman itu tewas karena kecelakaan. "Korban tidak menyadari kalau bambu yang dipakai memasang bendara masih basah dan menempel di jaringan listrik PLN," katanya.

Saat proses evakuasi, kata dia, polisi sebelumnya meminta kepada PLN untuk memadamkan aliran listrik guna mengevakuasi jenazah korban yang masih berada dia atas pohon dengan menggunakan sarung dan tali. "Setelah dilakukan pemeriksaan, korban selanjutnya diserahkan kepada keluarga korban untuk dimakamkan. Tewasnya seorang suporter Slemania itu murni akibat kecelakaan," katanya.

Saksi Daslam mengatakan korban adalah seorang penggemar dan pendukung tim sepak bola PSS Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). "Namun, saat peristiwa itu, saya melihat korban sudah tewas di atas pohon rambutan sambil memegang tiang bendera," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara