Inflasi Jateng Juni 2019 Dipicu Harga Bahan Makanan dan Transportasi

Pedagang menata camilan dagangannya di pasar Kliwon, Kudus, Jawa Tengah, Senin (13/5 - 2019). (Antara/Yusuf Nugroho)
02 Juli 2019 08:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah  mencatat pada bulan Juni 2019 terjadi inflasi sebesar 0,60% dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 135,16 di Jateng.

Kepala BPS Jateng, Sentot Bangun Widoyono, mengatakan inflasi tersebut terjadi utamanya karena kenaikan indeks pada semua kelompok pengeluaran, yaitu kelompok bahan makanan sebesar 1,44%, diikuti kelompok transportasi, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 0,81%. Kemudian disusul kelompok makanan jadi, minuman, rokok dan tembakau sebesar 0,75%, kelompok sandang sebesar 0,42%, kelompok kesehatan sebesar 0,08%, kelompok perumahan, air, ilstrik, gas dan bahan bakar dan sebesar 0.06% dan kelompok pendidikan, rekreasi dan olahraga sebesar 0,04%.

"Penyebab utama Inflasi Jawa Tengah Juni 2019 adalah naiknya harga cabai merah, angkutan antar kota, bawang merah, kelapa dan petai. Sedangkan penahan laju inflasi adalah turunnya harga bawang putih, telur ayam ras, beras, nangka muda dan mujair," ujar Sentot, Senin (1/7/2019).

Dikatakannya kemudian, inflasi terjadi di enam kota SBH di Jawa Tengah. Kota Tegal mengalami inflasi tertinggi sebesar 0,82% dengan IHK sebesar 133,53 diikuti inflasi di Kota Cilacap sebesar 0,75% dengan IHK sebesar 139,93. Kemudian Kota Kudus inflasi sebesar 0,61% dengan IHK sebesar 142,75, Kota Semarang sebesar 0,60% dengan IHK sebesar 134,87, Kota Purwokerto sebesar 0,54% dengan IHK sebesar 133,63. "Inflasi terendah di Kota Solo sebesar 0,45% dengan IHK sebesar 131,89," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis