Molotov Cocktail Teror Rumah Ketua DPRD Magelang

Penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang menunjukkan pintu garasi yang hangus akibat lemparan molotov, Kamis (4/7 - 2019). (Antara/Heru Suyitno)
04 Juli 2019 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MAGELANG — Rumah Dinas Ketua DPRD dan Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota diteror lemparan molotov cocktail alias bom botol, Rabu (3/7/2019) malam. Aparat Polres Magelang Kota telah meminta keterangan empat saksi kasus pelemparan bom molotov itu di rumah dinas dan kantor polisi tersebut.

"Ada empat saksi yang telah diminta keterangannya di dua lokasi tersebut," kata Kapolres Magelang Kota AKBP Idham Madhi di Magelang, Kamis. Pelemparan bom molotov terjadi di dua lokasi sekalidus, pada Rabu (3/7/2019) sekitar pukul 22.15 WIB, yakni di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang di Jl. Diponegoro No. 55 dan Unit Laka Lantas Polres Magelang Kota di Jl. Ikhlas.

Kapolres mengatakan pihaknya masih mendalami kasus tersebut dengan mencari informasi di lapangan. "Anggota kami saat ini masih bekerja," katanya, Kamis (4/7/2019).

Ia menuturkan semua informasi yang diduga ada hubungannya dengan kasus tersebut akan dicari. “Kami kumpulkan semuanya, supaya kita bisa melakukan pengungkapan kasus tersebut," katanya.

Seorang penjaga Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang, Bambang Tri Harwanto, mengatakan, saat kejadian, pelemparan molotov dia sedang mengobrol dengan seorang teman di teras Rumah Dinas Ketua DPRD. Ketua DPRD Kota Magelang Budi Prayitno kebetulan tidak ada di rumah dinas karena sedang ada acara di luar kota.

"Saat kami ngobrol dikagetkan dengan lemparan dan kemudian ada api di depan garasi, kemudian kami matikan dengan menyemprotkan air dari selang yang tidak jauh dari titik api," katanya.

Setelah api padam, pihaknya melaporkan kejadian tersebut ke polisi yang bertugas di KPU Kota Magelang yang lokasinya berada di samping Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang. Beberapa saat kemudian, sejumlah polisi datang ke lokasi untuk mengamankan beberapa barang bukti berupa pecahan botol dan ada sejumlah paku.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara