Coba Roller Coaster Virtual Reality di Jateng Fair 2019

Wahana permainan virtual reality (VR) Diskominfo di PRPP Jateng. (Bisnis/Hafiyyan)
05 Juli 2019 12:50 WIB Hafiyyan Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ingin mencoba sensasi naik roller coaster yang seru sekaligus menegangkan tanpa berisiko kecelakaan? Kehebohan itu bisa anda rasakan secara gratis di stan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Tengah di Balai Merbabu kompleks Pusat Rekreasi Promosi Pembangunan (PRPP) Jateng.

Tanpa risiko kecelakaan meskipun bisa merasakan sensasi naik roller coaster yang seru dan menegangkan karena wahana permainan itu dikemas dalam permainan Virtual Reality (VR) atau realitas maya. Peminatnya tinggal menggunakan kaca mata khusus. Fasilitas itu tersedia di stan yang turut menyemarakkan pergelaran Jateng Fair 2019 yang berlangsung hingga Minggu (14/7/2019).

Dengan memanfaatkan fasilitas itu pengunjung bisa mencoba VR seolah-olah sedang berada di atas roller coaster yang meliuk-liuk dengan kencang. Pengunjung stan yang memakai VR pun ikut menggoyangkan badan mengikuti jalur, berteriak keseruan, atau malah ketakutan ketika menghadapi turunan curam. Sensasi ini membuat wisatawan lainnya tertarik untuk mencoba.

Menurut para ahli neurologi, 80% informasi dari luar diperoleh melalui indera penglihatan. Oleh karena itu, informasi VR yang ditangkap mata dapat memberikan efek bagi seluruh tubuh, yang seolah ikut merasakan.

Staf Bidang TIK Diskominfo Jateng Fidelis Yogiswara Wastu menuturkan, tema besar stan Diskominfo ialah menunjukkan adanya kemajuan teknologi. Konsep ini terbilang sukses, karena pada gelaran Jateng Fair 2018, paviliun tersebut berhasil menyabet gelar stan terbaik yang paling ramai pengunjung.

“Tahun ini kita optimistis bisa kembali menjadi stan terbaik, karena VR ini sangat menarik pengunjung. Orang dapat merasakan betul-betul sensasinya,” tuturnya

Secara garis besar, stan yang memiliki latar Candi Borobudur ini memiliki tiga layar utama. Pertama, layar VR roller coaster di sebelah kiri, yang nantinya juga menyediakan VR Candi Borobudur. Dengan demikian, pengunjung dapat merasakan seolah berjalan-jalan di candi Buddha terbesar di dunia itu. Layar kedua di tengah, menginformasikan kegiatan-kegiatan yang sudah dilakukan Diskominfo. Adapun, layar ketiga di sebelah kanan, merupakan arena kuis interaktif.

Menurut pria yang akrab disapa Fedel ini, ada 20 pertanyaan pengetahuan umum seputar Jateng. Yang bisa menjawab dengan benar akan diberikan hadiah hiburan. “Contoh pertanyaan misalnya, hari ulang tahun Semarang jatuh pada tanggal berapa? Kalau bisa dijawab benar, ada merchandise. Ini juga sekaligus menambah wawasan, karena pengunjung bisa mendapatkan informasi baru mengenai Jawa Tengah,” imbuhnya.

Pengunjung yang ramai mencoba VR nantinya akan diarahkan untuk menuju arena kuis interaktif. Daya tarik tersebut membuat stan Diskominfo didatangi sekitar 100 orang per harinya. Selain mengedepankan permainan dan edukasi, sambung Fidel, konsep kemajuan teknologi yang diusung Diskominfo merupakan ajang promosi dan persuasi. Harapannya, sistem teknologi yang kian modern turut membantu operasional Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Misalnya, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dapat menggunakan teknologi tersebut untuk melakukan edukasi kepada siswa di sekolah. Selain itu, pemakaian teknologi dapat digunakan SKPD untuk mempercepat proses perizinan. “Di sini kita sekaligus menawarkan apa saja teknologi yang ada di Diskominfo, yang dapat digunakan untuk meningkatkan pelayanan masyarakat. Jadi kita mendorong dinas-dinas untuk memakai teknologi ini,” jelasnya.

Jadi, tunggu apa lagi. Jika Anda ingin merasakan sensasi roller coaster, belajar serba-serbi Jawa Tengah, plus mendapatkan hadiah, segera mampir ke stan Diskominfo di Jateng Fair 2019. Rasakan keseruannya!

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis