Permintaan Naik, Laksana Targetkan Penjualan 1.500 Bus

Ilustrasi karoseri bus Laksana. (Antara Foto)
11 Juli 2019 21:50 WIB Yanita Petriella Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Perusahaan karoseri bus, Laksana, yang berbasis di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Jateng) menargetkan penjualan 1.500 unit pada 2019. Jumlah itu meningkat sekitar 25% dari realisasi penjualan tahun lalu, sekitar 1.200 unit.

“Tahun ini kita harapkan bisa naik menjadi 1.500 unit, dari tahun lalu 1.200 unit. Sistem penjualan dilakukan setelah adanya pesanan, sehingga jumlah produksi sama dengan jumlah penjualan,” ujar Direktur Teknik Laksana, Stefan Arman,  dalam acara perkenalan Uji Standar UN ECE-R80 di pabrik Laksana, Kamis (11/7/2019).

Menurutnya, permintaan bus semakin meningkat seiring dengan beroperasinya Tol Trans Jawa dan sebagian ruas Tol Trans Sumatera. Perjalanan via darat pun semakin diminati masyarakat.

Selain itu, program Kementerian Perhubungan bersama dengan pemerintah daerah turut memacu penggunaan Bus Rapid Transit (BRT) di dalam kota/kabupaten. Dalam beberapa tahun terakhir misalnya, Laksana memproduksi 800 unit bus Trans Jakarta dalam berbagai tipe.

Strategi ini sekaligus menopang rencana Laksana untuk melakukan diversifikasi pasar. Artinya, bus yang diproduksi mencakup kebutuhan dalam kota, antarkota, pariwisata, dan kebutuhan lembaga atau instansi tertentu.

Sejumlah partner Laksana dari Agen Pemegang Merek (APM) ialah Hino, Mercedes, Scania, Mitsubishi, dan sebagainya. Setiap chassis bus yang diproduksi menyesuaikan dengan masing-masing APM.

Sumber : Bisnis.com