Restoran Semarang Konsisten dengan Kuliner Kampung

Lontong opor cap go meh. (Detik)
14 Juli 2019 12:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Restoran Semarang yang berlokasi di Jl. Gajah Mada, Kota Semarang, konsisten mempertahankan ciri khas menyajikan masakan kampung di tengah pesatnya perkembangan kuliner di ibu kota Jawa Tengah.

"Harus ada orang 'gila' yang mempertahankan warisan kuliner jaman dulu itu," kata pemilik Restoran Semarang Jongkie Tio di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (10/7/2019).

Menurut dia, masakan kampung sudah sulit sekali ditemukan di Semarang. Oleh karena itu, kata dia, restoran yang didirikan sekitar tahun 1991 ini menjaga konsistensinya pada kuliner yang mulai hilang ditelan zaman.

Beberapa masakan yang masih menjadi andalan dan menjadi ciri khas Restoran Semarang di antaranya bestik Jawa Pendrikan, semur, glewo koyor, asem-asem daging koyor, bakmi Jawa kampung, serta lontong opor cap go meh.

Selain biasa disebut sebagai masakan kampung, kata dia, menu-menu yang disajikan itu sesungguhnya merupakan kuliner akulturasi yang memiliki latar belakang sejarah masing-masing. "Bahan baku dan penyajiannya diusahakan sama persis dengan aslinya," kata pria berusia 78 tahun itu.

Menurut dia, masih banyak konsumen yang datang untuk mencari masakan kampung. "Mereka datang ya memang tujuannya mencari masakan yang sudah jarang ditemui ini, ingin nostalgia saja, tambah pemilik restoran yang berlokasi di seputaran kawasan Simpanglima Semarang itu.

Jongkie sendiri menyebut usaha miliknya ini sebagai salah satu pioner restoran besar di luar hotel yang berdiri di Semarang. Seiring perkembangan waktu, menurut dia, muncul berbagai tantangan dalam menjaga kelanggengan masakan kampung tersebut.

Salah satunya, kata dia, penyiapan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan memasak masakan-masakan itu. Jongkie mengaku selalu melatih serta mendidik langsung tentang masakan-masakan tempo dulu ini kepada para juru masaknya.

"Tapi sesudah dididik setengah mati, mahir, justru keluar untuk buat restoran sendiri," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara