Venue Kolam Renang ASEAN Schools Games Dikebut

Seorang pekerja tengah membuat landasan untuk balok start di Kolam Renang Jatidiri, Semarang, Selasa (16/7 - 2019). Kolam renang di kompleks Stadion Jatidiri akan digunakan untuk ASEAN School Games 2019. (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
16 Juli 2019 18:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG – Pelaksanaan pesta olahraga pelajar se-Asia Tenggara atau ASEAN School Games (ASG) 2019 tinggal menghitung hari lagi. Namun, venue yang digunakan untuk event yang digelar di Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu-Kamis (17-25/7/2019) itu belum sepenuhnya siap.

Salah satunya, yakni venue kolam renang di kawasan Stadion Jatidiri. Pantauan Semarangpos.com, Selasa (16/7/2019) siang, sejumlah pekerja masih sibuk melakukan persiapan di kolam renang tersebut. Mereka terlihat memasang kelengkapan peralatan untuk menggelar lomba.

Meski demikian, papan pencatat waktu maupun balok balok start belum terpasang di venue perlombaan tersebut. Padahal, kedua peralatan yang ditopang dengan sistem elektrik maupun digital itu merupakan salah satu faktor utama penunjang perlombaan.

Anggota tim peninjau kesiapan venue ASG 2019, Prambudi, membenarkan jika masih ada kekurangan di venue renang. Meski demikian, ia berjanji kekurangan itu akan segera diselesaikan sebelum kolam renang digunakan para peserta untuk melakukan uji coba, Rabu ini.

“Sampai saat ini, secara umum [persiapan venue] sudah 99%. Hanya kurang sedikit-sedikit, seperti timing system [papan pencatat waktu dan balok start]. Tapi, hari ini akan kita selesaikan karena besok [Rabu] para delegasi sudah datang,” ujar Prambudi saat dijumpai Semarangpos.com di Kolam Renang Jatidiri, Selasa.

Peserta ASG 2019, Rabu (17/7/2019), memang dikabarkan mulai berdatangan di Kota Semarang. Kecuali, Kontingen Indonesia yang sudah menggelar pemusatan latihan di Semarang sejak dua pekan terakhir.

Akses Tersendat
Dalam kesempatan itu, Prambudi juga meminta maaf kepada para atlet, jika saat berlaga nanti sedikit terganggu dengan kondisi venue. Hal itu dikarenakan kawasan Stadion Jatidiri masih dalam proses pembangunan, sehingga akses para peserta menuju venue sedikit tersendat.

“Untuk akses atlet ke kolam renang hanya kita buka dari pintu Karangrejo. Sedangkan yang di Semeru hanya untuk pekerja. Oleh karena itu, kami minta maaf jika kurang nyaman,” imbuh Kabid Pengembangan Destinasi Pariwisata Disporapar Jateng itu.

Terpisah, Manajer Venue Renang ASG 2019, Teguh Santoso, mengatakan selain kesiapan venue, pihaknya juga memastikan kondisi air di kolam renang Jatidiri sudah siap untuk menggelar lomba. Pihaknya terus melakukan perawatan menjaga kejernihan air agar memenuhi standar internasional.

“Kita terus lakukan perawatan untuk menjaga kondisi air. Standarnya itu jarak 0 m-50 m di dalam air, dari dinding ujung ke ujung harus tembus,” ujar Teguh.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya