Ekspor Raya Perikanan Jateng Capai Rp9,2 M

Kepala BKIPM Semarang, Raden Gatot Perdana, melepas ekspor raya perikanan Jateng di Semarang. (Bisnis/Alif Nazzala Rizqi)
23 Juli 2019 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Balai Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Semarang melepas ekspor raya perikanan Jawa Tengah ke sejumlah negara, Jumat (19/7/2019). Nilai ekspor raya perikanan Jateng itu mencapai lebih dari Rp9,2 miliar.

Dalam pelepasan itu, BKIPM Semarang memberangkatkan tujuh kontainer, dengan volume sebanyak 93 ton dengan jenis komoditi yang diekspor, antara lain ikan, udang, daging rajungan, teri, fillet ikan nila, dan kerupuk ikan. Nilai ekspor tersebut ditaksir lebih dari Rp9,2 miliar.

Kepala BKIPM Semarang, Raden, Gatot Perdana mengatakan pelepasan ekspor tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan Bakti KIPM Tahun 2019, di mana dilakukan ekspor serentak dari lima pelabuhan. Adapun pelabuhan tersebut adalah Belawan (Medan), Tanjung Emas (Semarang), Tanjung Priok (Jakarta), Tanjung Perak (Surabaya) dan Makassar. Total ada sejumlah 389 kontainer produk perikanan Indonesia siap dikirimkan dengan tujuan ekspor ke berbagai Negara.

"Semoga kegiatan Ekspor Raya Komoditas Perikanan ini dapat menjadi momentum, khususnya pemangku kepentingan di Pelabuhan Laut untuk bersama-sama memberikan layanan yang optimal guna mendukung peningkatan ekspor komoditas perikanan," ujar Gatot.

Sementara itu, perusahaan yang ikut dalam kegiatan ekspor massal tersebut di antaranya PT. Aquafarm Nusantara, Misaya Mitra, Pan Putra, Cassanatama Naturindo, Blue Star Anugerah dan Urchindize. Tujuan ekspor itu ke-4 negara, yaitu Jepang, Belanda, Amerika Serikat, dan Singapura.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis