OJK Bantu Realisasikan 7% Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berbincang dengan Ketua Dewan Komisioner OJK Pusat Wimboh Santoso. (Antara/Humas Pemprov Jateng)
24 Juli 2019 02:50 WIB Alif Nazzala Rizqi Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Otoritas Jasa Keuangan menilai Jawa Tengah memiliki potensi besar untuk merealisasikan target pertumbuhan ekonomi sebesar 7%. Karena itulah OJK berkomitmen membantu Jateng menimbulkan efek ganda (multiplayer effect) dalam pertumbuhan ekonomi tersebut.

Berdasarkan mapping OJK, Jateng saat ini sudah didukung infrastruktur memadai dan terus berkembang dengan akan dibangunnya jalan tol Solo-Jogja dan Bawen-Jogja. Selain itu, masih ada kompetisi usaha yang tinggi di dunia industrinya.

“Dari mapping itu, ada efek ganda yang akan bisa mempengaruhi perekonomian daerah. Apalagi, dari garis kebijakan yang dilakukan pemerintah. Kita akan prioritaskan untuk membantu Jateng membuat kebijakan keuangan yang in line,” kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso Minggu (21/7/2019) malam.

Dia mengajak seluruh anggota Dewan Komisioner OJK untuk berdiskusi.  Wimboh berharap, dalam menyusun kebijakan, OJK bisa memberikan kontribusi kepada Jateng untuk alokasi kredit, orientasi ekspor, substitusi impor, memberikan masukan kepada perbankan untuk bussines plan. 

Dengan demikian, angka pertumbuhan ekonomi di Jateng 7% diharapnya dapat tercapai, bahkan melebihi nasional. “Pertumbuhan ekonomi nasional ditentukan oleh laju pertumbuhan ekonomi di daerah. Maka dari itu, percepatan pembangunan daerah, salah satunya Jawa Tengah, nantinya akan berkontribusi signifikan pada akselerasi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo berterima kasih karena OJK bedhol desa untuk membantu Jateng secara holistik.  Menurutnya, dari diskusi tersebut pihaknya bisa melihat apakah kebijakan yang dibuat apakah regulasinya akan mengganggu atau tidak. Sektor mana yang akan menjadi prioritas. Insentif dan disinsentif apa yang bisa dilakukan, serta pola pembiayaan apa yang dilakukan.

“Saya bisa dapatkan dari forum ini, sekarang kalau mau tumbuh sesuai target 7%, maka derivate-nya harus disiapkan. Kita akan menurunkan detail programnya, meski nanti akan ada problem. Pengusaha kita ajak sharing dan akan kita tangani secara baik. OJK juga membantu pol-polan ini,” kata Ganjar. 

Pemerintah pusat yang secara prioritas akan membantu pariwisata dan industri pun menurut Ganjar, pihaknya tidak hanya akan fokus pada keduanya, karena masih ada ribuan program di kabupaten dan kota di Jateng yang akan digarap.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis