Pemkot Siapkan Dana Rp500 Juta untuk PSISa Arungi Liga 3

Berbagai tulisan tuntutan agar PSISa Salatiga kembali tampil di kompetisi Tanah Air terbentang di Stadion Kridanggo, beberapa waktu lalu. (Semarangpos.com/Aliansi Suporter Salatiga)
24 Juli 2019 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — ‎Pemerintah Kota (Pemkot) Salatiga berencana memberikan dana APBD sebesar Rp500 juta untuk klub sepak bola, Persatuan Sepak Bola Indonesia Salatiga (PSISa). Dana sebanyak itu bakal digunakan PSISa mengikuti berbagai event yang digelar induk organisasi sepak bola Tanah Air, PSSI, seperti Liga 3.

Kendati demikian, sebelum mengucurkan dana APBD, Pemkot Salatiga meminta PSISa untuk berbenah lebih dulu. Klub ‎yang banyak menelurkan pemain legendaris seperti eks pemain PSIS Bareti, Trimur Vedyanto, itu diminta untuk merestrukturisasi organisasinya terlebih dahulu.

"Dalam waktu dekat ini, saya minta Askot PSSI Salatiga, pengurus PSISa, dan klub Hati Beriman FC untuk menggelar rapat. Harus segera ada keputusan untuk restrukturisasi jika mau bangkit lagi," ujar Wali Kota Salatiga, Yuliyanto, kepada Semarangpos.com, Senin (22/7/2019).

Yuliyanto mengatakan setelah terbentuk kepengurusan baru, PSISa bisa memikirkan rencana kedepan agar tetap eksis di kancah persepakbolaan Tanah Air. Pemkot Salatiga pun siap memberikan sokongan dana selama klub tersebut masih berkompetisi di level amatir.

"Kalau untuk mencari sokongan dana dari pihak swasta, seperti‎ belum bisa karena prestasinya belum ada. Praktis, murni dari Pemkot Salatiga [APBD]. Kemungkinan kebutuhan dana Rp500 juta. Itu pun hanya untuk mengikuti kompetisi [PSSI] bukan untuk pembinaan atau menggelar kompetisi lokal," terang Yuliyanto.

Yuliyanto mengatakan rencana Pemkot Salatiga menghidupkan PSISa tak terlepas dari desakan masyarakat atau suporter.

Pada pekan lalu, para suporter PSISa melakukan aksi di beberapa tempat di Kota Salatiga. Mereka menuntut agar PSISa kembali dihidupkan menyusul kevakuman yang cukup lama dari kancah persepakbolaan Tanah Air.

Sudah sekitar 11 tahun terakhir, PSISa absen dari kancah persepakbolaan Tanah Air. ‎Salah satu klub perserikatan tertua di Jateng itu hanya tampil di level junior, yakni Piala Soeratin. Kali terakhir PSISa tampil di Piala Soeratin adalah musim 2018 lalu. Itu pun tidak dilakoni hingga selesai menyusul keputusan mundur PSISa Junior (Jr.) dengan alasan tidak kuat membayar denda dari PSSI

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya