PDAM Semarang Naikkan Tarif Agustus Ini

Fasilitas penjernihan air PDAM Tirta Moedal Kota Semarang. (pdamkotasmg.co.id)
26 Juli 2019 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Moedal Kota Semarang akan menerpakan tarif baru pada pelanggannya. Kenaikan tarif itu akan diberlakukan untuk penagihan bulan Agustus 2019.

Dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, kenaikan tarif itu didasarkan pada Peraturan Wali Kota (Perwali) Semarang No.31/2019 tentang Tarif Air Minum Pada PDAM Tirta Moedal Kota Semarang.

Direktur Utama PDAM Tirta Moedal, Yudi Indardo, mengatakan saat ini pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait tarif baru itu. Sosialisasi dilakukan baik melalui media sosial (medsos), media cetak, media elektronik, dan juga secara langsung kepada masyarakat dan pelanggan yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pelanggan (FKP) dan Forum Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK).

“Kami selalu melibatkan FPK Perumda Air Minum Tirta Moedal mulai dari penyusunan hingga pengeshan. Saat ini kami mulai menyosialisasikan kepada pelanggan dan masyarakat melalui pertemuan dengan seluruh perwakilan LPMK se-Semarang di Kantor PDAM,” ujar Yudi.

Tarif PDAM yang berlaku saat ini masih mengacu perwali yang lama, yakni Perwali Semarang No.6A/2009 tentang Penetapan Tarif Air Minum. Dalam Perwali itu, tarif administrasi ditetapkan Rp2.500, sementara biaya pemeliharaan air dan administrasi rekening untuk ukuran ½ inci Rp5.000, ukuran ¾-2 inci Rp7.500 dan ukuran di atas 2 inci Rp17.500.

Sementara itu, dalam Perwali yang baru, yakni Perwali No.31/2019, biaya administrasi mengalami kenaikan hingga Rp7.000, dengan perincian biaya pemeliharaan air ukuran ½ inci naik menjadi Rp9.500, ¾ menjadi Rp15.000, ukuran 1-1,5 inci menjadi Rp40.000 dan ukuran di atas 2 inci menjadi Rp140.000.

Yudi mengatakan penyesuaian atau kenaikan tarif ditetapkan berdasarkan perkembangan inflasi selama 10 tahun terakhir yang mempengaruhi biaya operasional.

Yudi mengatakan pelayanan jasa pengolahan sumber air membutuhkan  pembiayaan sangat  tinggi. Oleh karena itu, pengembangan investasi mutlak dilakukan untuk meningkatkan pelayanan.

“Kami berupaya agar seluruh program kerja Perumda Air Minum dapat terlaksana sesuai target. Apapun yang kami upayakan adalah dalam rangka peningkatan pelayanan kepada pelanggan dalam mewujudkan kualitas, kuantitas dan kontinuitas serta keterjangkauan pelayanan,” terangnya.

Sepanjang tahun ini, Perumda Air Minum Tirta Moedal Kota Semarang memfokuskan pada peningkatan kapasitas produksi dengan IPA Pudak Payung berkapasitas 100 lps, IPA Jatisari sebesar 200 lps serta peremajaan jaringan perpipaan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya