Festival Tari Jawa Tengah Sajikan Keragaman Tari Digelar di Semarang, Simak Jadwalnya…

Peserta Sarasehan Tari di Gedung PKK Kota Semarang, Senin (29/7 - 2019). (Semarangpos.com/Yayasan Anantaka)
30 Juli 2019 20:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jawa Tengah (Jateng) berencana menggelar Festival Tari Jawa Tengah pada 31 Agustus 2019 mendatang. Acara yang diikuti ratusan seniman tari dari berbagai daerah di Jateng itu rencana digelar di Wisma Perdamaian (Wisper), Kota Semarang.

Persiapan untuk menggelar acara tersebut pun sudah digelar sejak jauh-jauh hari. Bahkan, sebelum acara tersebut digelar Disdikbud Jateng bekerja sama dengan Yayasan Anantaka Cultural Trust juga menggelar Sarasehan Tari bertajuk ‘Nekawarna Tari Jawa Tengah’ di Gedung PKK Kota Semarang, Jl. Dokter Sutomo No. 19A, Senin (19/7/2019).

Acara yang digelar sebagai pra-event Festival Tari Jawa Tengah itu menghadirkan tiga narasumber, yakni Kabid Pembinaan Kebudayaan Disdikbud Jateng, Agung Kristanto; Dosen Sendratasik Unnes, Bintang Hanggoro Putra; dan Koreografer, Wahyu Santoso Prabowo.

Ketua Panitia Sarasehan Tari, Adji Nugroho, mengatakan acara itu bertujuan meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mengenai keragaman jenis dan bentuk tari di Jateng. Pengetahuan itu penting sebagai bekal menggali potensi setempat serta peluang pengembangan kreasi tari terkini.

Selain itu juga mempertajam pemahaman tentang elemen-elemen yang menopang perkembangan jagad tari di Jawa Tengah. “Tak kalah penting adalah sebagai ajang sosialisasi Festival Tari Jawa Tengah 2019 yang akan kami gelar akhir Agustus,” kata Adji dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Senin sore.

Direktur Anantaka, Anton Sudibyo, mengatakan Jateng kaya akan keragaman dan bentuk tari. Menurut Peta Variasi Regional dari Kebudayaan Jawa yang ditulis Koentjaraningrat, terdapat lima ragam variasi tari, yakni pesisir wetan, banyumasan, bagelen, dan negarigung.

Senada juga disampaikan Bintang Hanggoro Putra yang menyatakan bahwa ada empat variasi gaya tari Jateng, yakni Surakarta, Banyumas, Tegal, dan Semarang.

“Variasi itu tentu tidak kaku batasannya. Sebab sangat dimungkinkan terjadi saling keterpengaruhan, adaptasi, sehingga menghasilkan sub variasi yang menambah keragaman,” ujar Bintang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya