24 Pebulu Tangkis Muda asal Bandung Raih Tiket ke Kudus

Para peraih tiket super dari Audisi Umum Beasiswa Djarum Bulu tangkis di Bandung, berfoto bersama setelah dinyatakan lolos ke babak final, Selasa (30/7 - 2019). (Semarangpos.com/Djarum Foundation)
01 Agustus 2019 06:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 24 pebulu tangkis belia dari Kota Bandung dan sekitarnya memastikan langkahnya untuk tampil pada Final Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2019 di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), November mendatang.

Ke-24 pebulu tangkis itu dinyatakan lolos setelah mengikuti Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis 2019 yang digelar di GOR KONI, Kota Bandung, Minggu-Selasa (28-30/7/2019).

Para peserta yang dinyatakan lolos dan mendapat Super Tiket itu merupakan atlet belia putra dan putri dari kelompok usia di bawah 11 tahun (U11) dan kelompok usia di bawah 13 tahun (U13).

Mereka berhak mengikuti tahap final audisi setelah pada babak audisi umum tampil tak terkalahkan. Meski demikian, ada juga beberapa atlet yang dinyatakan lolos dan mendapat tiket karena dianggap memiliki talenta yang unik oleh para pemandu bakat.

Tim pemandu bakat merupakan para legenda bulu tangkis Indonesia. Mereka antara lain yakni Christian Hadinata, Fung Permadi, Lius Pongoh, Denny Kantono, Yuni Kartika, Sigit Budiarto, Hastomo Arbi, Liliyana Natsir, Engga Setiawan, Bandar Sigit Pamungkas, Sulaiman, dan Nimas Rani.

“Bagi yang berhasil mendapat Super Tiket tetaplah berlatih, pacu semangat dan motivasi agar bermain lebih baik lagi. Terlebih di final audisi nanti akan bertemu lawan yang lebih berat,” ujar Manajer Tim PB Djarum, Fung Permadi, dalam siaran pers yang diterima Semarangpos.com, Rabu (31/7/2019).

Pebulu tangkis Indonesia yang sempat berpindah kewarganegaraan Taiwan itu juga meminta kepada para atlet yang gagal untuk tidak patah arang.

“Masih ada kesempatan di kota-kota lain. Perlu diingat bahwa jatuh bangun merupakan bagian dari perjalanan para legenda bulu tangkis Indonesia untuk meraih prestasi terbaik,” ujarnya.

Sementara itu, Program Manager Bakti Olahraga Djarum Foundation, Budi Darmawan, mengatakan Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis tidak hanya semata upaya pencarian bibit berbakat dan regenerasi bulu tangkis.

“Audisi ini juga menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar tentang bagaimana berkompetisi. Mereka diajak mengenal sportivitas dalam berolahraga sejak dini. Tidak hanya untuk menjadi atlet, tapi juga nilai-nilai universal yang kelak bermanfaat bagi mereka,” ujar Budi.

Setelah Bandung, Audisi Umum Djarum Beasiswa Bulu tangkis akan menyambangi Purwokerto pada 8-10 September. Kemudian, GOR Sudirman di Surabaya, 20-22 Oktober, GOR R.M. Said di Karanganyar, Jateng, 27-29 Oktober, GOR Djarum, Jati, Kudus, 17-19 November, dan audisi final juga di Kudus pada 20-22 November.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya