Napi LP Kedungpane Bersihkan Monumen di Semarang

Warga binaan LP Kedungpane Semarang bersama Rumah Pancasila seusai kegiatan kerja bakti membersihkan kawasan Monumen Ketangan Jiwa Semarang, Jumat (2/8 - 2019). (Antara/I.C. Senjaya)
03 Agustus 2019 06:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sekitar 10 narapidana Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Kedungpane Semarang, Jumat (2/8/2019), dilibatkan dalam kerja bakti membersihkan kawasan di sekitar Monumen Ketenangan Jiwa, pesisir laut di ibu kota Jawa Tengah. Kegiatan yang merupakan inisiatif Rumah Pancasila itu juga melibatkan petugas kebersihan dari Pemerintah Kota Semarang.

Kabid Pembinaan LP Kelas 1 Kedungpane Semarang Ahmad Heryawan mengatakan bahwa pelibatan 10 warga binaan dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari memasyarakatkan kembali para narapidana itu. Mereka yang dilibatkan dalam kegiatan ini, kata Ahmad Heryawan, sudah memasuki masa asimilasi atau sudah menjalani lebih dari separuh hukuman.

"Mereka ini dianggap sudah berkelakuan baik sehingga diberi kesempatan untuk ikut membantu kegiatan kemasyarakatan," katanya.

Sementara itu, pendiri Rumah Pancasila Yosep Parera mengatakan kegiatan kerja bakti ini dilandasi oleh keprihatinan atas kondisi kawasan di sekitar Monumen Ketenangan Jiwa yang berada di ujung muara Kanal Banjir Barat Semarang itu. Kondisi kawasan monumen yang berkaitan erat dengan peristiwa serangan 5 hari di Semarang itu ditumbuhi ilalang yang cukup tinggi.

Bukan hanya itu. Banyak juga sampah berserakan di sekitar monumen yang tepat berada di tepi laut yang bertemu dengan mulut Kanal Banjir Barat Semarang itu. "Monumen ini berkaitan dengan para tentara Jepang yang tewas saat peristiwa serangan 5 hari di Semarang," katanya.

Monumen ini, lanjut dia, adalah bentuk penghormatan atas tentara Jepang yang tewas dalam pertempuran itu. Yosep Parera menyebut banyak warga negara Jepang yang datang berkunjung tiap tahun ke monumen itu.

Ia mengharapkan kawasan serta akses masuk menuju monumen itu diperbaiki. Monumen itu sendiri rencananya juga akan dijadikan sebagai salah satu lokasi tujuan wisata sejarah di Semarang.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara