Angelus Voice SD Pangudi Luhur Semarang Juara di Singapura

Siswa-siswi SD Pangudi Luhur Bernadus yang tergabung dalam Paduan Suara Angelus Voice tiba di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang seusai menjuarai 12th International Choral Festival Orientale Concentus Singapore 2019, Minggu (4/8 - 2019). (Antara/Wisnu Adhi)
05 Agustus 2019 18:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Paduan Suara Angelus Voice SD Pangudi Luhur Bernadus Semarang meraih medali emas sekaligus menjuarai Festival Paduan Suara Internasional 12th International Choral Festival Orientale Concentus Singapore 2019 di Singapura.

Sebagai perwakilan paduan suara kategori anak-anak dari Indonesia pada kompetisi tingkat internasional itu, Paduan Suara Angelus Voice yang terdiri atas 32 bocah ini mengalahkan Filipina, Tiongkok, Singapura, dan Hongkong. Bruder Agustinus Marjito selaku koordinator kepala sekolah SD PL Bernadus Semarang mengatakan bahwa prestasi anak-anak Paduan Suara Angelus Voice pada 12th International Choral Festival Orientale Concentus Singapore 2019 itu diraih dengan perjuangan.

"Anak-anak berlatih secara intensif selama enam bulan, minimal satu jam setiap kali latihan untuk persiapan mengikuti festival paduan suara di Singapura," katanya saat mendampingi kepulangan Paduan Suara Angelus Voice di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Jawa Tengah, Minggu (4/8/2019) petang.

Kelompok paduan suara yang dikomandoi Alfonso Andika Wiratma sebagai dirigen utama dan pianis Antonius Iwan Santoso ini juga harus menghadapi sejumlah tantangan seperti perbedaan kultur dan cuaca yang berbeda sehingga mengharuskan untuk beradaptasi. "Di sana udaranya panas dan banyak angin, ketika mau lomba beberapa anak suaranya habis, untungnya dari tim kami ada dua dokter sehingga bisa pulih pada hari H lomba," ujarnya sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Senin (5/8/2019).

Guru pendamping Paduan Suara Angelus Voice, Melania Sariani Putranti menambahkan sebelum berangkat berlomba anak-anak juga diajak untuk berkemah di sekolah selama dua hari satu malam dengan tujuan melatih agar bisa mandiri serta menyiapkan diri ketika jauh dari orang tuanya. "Ini juga sekaligus untuk menyatukan chemistry di antara mereka," katanya.

Ke depan, paduan suara yang dibentuk pada 2010 ini akan melakukan persiapan mengikuti kompetisi tingkat internasional lainnya di Thailand dan Hongkong dan kompetisi internasional lainnya.  "Dan keberhasilan ini tentu juga berkat dukungan dari orang tua anak-anak," ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara