PLN Bantah Listrik Jawa Padam Akibat Sabotase

Garis polisi dipasang di lokasi gangguan SUTET transmisi 500 KV Jawa-Bali di Desa Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (5/8 - 2019). (Antara/I.C. Senjaya)
06 Agustus 2019 08:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Polda Jawa Tengah memastikan padamnya listrik di sebagian Pulau Jawa, Minggu (4/8/2019), bukan akibat sabotase ataupun terorisme. Matinya listrik yang berdampak signifikan di Jakarta dan sekitarnya itu diklaim sebagai akibat gangguan transmisi 500 KV pada Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang melintas dari Ungaran, Kabupaten Semarang menuju ke barat.

Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol. Agus Triatmaja di Kota Semarang, Jateng, Senin (5/8/2019), mengatakan bahwa hal tersebut atas dasar pengumpulan informasi oleh tim gabungan Polda Jateng dan Polrestabes Semarang. Menurut dia, polisi telah meminta keterangan petugas PT PLN UPT Ungaran.

Berdasarkan pengumpulan data tersebut diketahui gangguan yang terjadi akibat loncatan listrik di jaringan Saluran Udara Tegangan Ekstra Tinggi (SUTET) yang melintas di Desa Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah. "Diduga terjadi loncatan listrik akibat keberadaan pohon yang tingginya melebih batas yang ditentukan, yakni 8,5 meter," katanya.

Loncatan listrik itu, kata dia, disertai dengan ledakan akibat jaringan transmisi 500 KV. Dengan demikian, kata dia, kesimpulan atas pengumpulan data penyebab padamnya listrik di sejumlah daerah, termasuk Jakarta dan sekiranya, bukan akibat sabotase.

SUTET yang melintang di kawasan Desa Malon, Gunungpati, Kota Semarang, Jawa Tengah dilaporkan meledak, Minggu siang, sebelum wilayah Jakarta dan sekitarnya mengalami padam listrik. Garis polisi tampak terpasang di dua titik yang diduga berada di bawah lintasan kabel SUTET di Jalan Malon, Gunungpati itu.

Warga di sekitar lokasi kejadian membenarkan ledakan yang terjadi pada hari Minggu sekitar pukul 11.30 WIB.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara