Makam Mbah Maimoen Dekat dengan Makam Siti Khadijah

Kiai Maimoen Zubair (Suara.com)
06 Agustus 2019 16:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ulama karismatik yang juga politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP), K.H. Maimoen Zubair, akan dimakamkan di Tanah Suci, Makkah. Informasi yang diperoleh Semarangpos.com, ulama yang akrab disapa Mbah Moen itu akan dimakamkan di kompleks permakaman Ma'la atau satu area dengan makam istri Nabi Muhammad S.A.W, Siti Khadijah.

Informasi itu disampaikan Ketua PC Nahdlatul Ulama (NU) Kota Semarang, K.H. Anasom, kepada Semarangpos.com, Selasa (6/8/2019) siang. "Iya, saat ini jenazah beliau tengah disalatkan di Masjidil Haram. Nanti, rencana beliau akan dimakamkan di kompleks perkuburan Ma'la yang juga merupakan area permakaman guru-gurunya. Di situ juga satu area dengan makam istri Kanjeng Nabi Muhammad, Siti Khadijah," jelas Anasom.

Mbah Moen wafat di Makkah saat tengah menjalankan  rukun Islam yang ke-5, ibadah haji. Ia meninggal Selasa sekitar pukul 04.17 waktu Arab Saudi di RS An Noor Alfatihah.

Anasom mengatakan Mbah Moen sangat berjasa bagi perkembangan NU. Kiai yang juga ayahanda Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Taj Yasin, itu saat ini tercatat sebagai salah satu muztazam. "Muztazam itu penasihat. Beliau merupakan penasihat bagi kalangan nahdliyin atau NU," imbuh Anasom.

Anasom menilai Mbah Moen merupakan sosok ulama yang karismatik. Almarhum merupakan ulama yang memiliki wawasan luas tentang keilmuan dan juga suka membimbing umat. "Selain itu, beliau juga ulama yang selalu mengingatkan kita agar menjaga nasionalisme," imbuh Anasom.

Anasom mengatakan meninggal dunia di Tanah Suci Makkah pada hari Selasa merupakan keinginan Mbah Moen sejak dulu. Hal itu dikarenakan guru-guru beliau dan juga banyak ulama-ulama besar yang meninggal pada hari Selasa.

"Hari Selasa itu adalah hari yang sangat istimewa. Banyak ulama besar yang meninggal di hari Selasa, termasuk para guru Mbah Moen. Berarti keinginan Mbah Moen terwujud. Dia pernah menyampaikan ingin meninggal di Tanah Suci dan pada hari Selasa," ujar Anasom.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya