Pemkab Magelang Tak Ingin Daging Kurban Diwadahi Plastik

Bupati Magelang Zaenal Arifin. (Antara/Humas Pamkab Magelang)
08 Agustus 2019 11:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Para takmir masjid di Kabupaten Magelang diimbau menggunakan wadah berbahan organik seperti besek dan daun pisang untuk wadah/membungkus saat membagikan daging kurban. Langkah itu diperlukan demi menekan sampah plastik.

"Saya sudah bilang ke Pak Sekda supaya ditindaklanjuti penggunaan besek atau daun pisang pada pembagian daging kurban nanti, tentunya ini lebih higienis. Selain itu kita juga bisa memberdayakan ekonomi masyarakat dengan penggunaan besek," kata Bupati Magelang, Zaenal Arifin di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Rabu (7/8/2019).

Ia menuturkan pihaknya akan memberikan surat bersifat imbauan kepada seluruh takmir masjid atau masyarakat yang menjadi panitia kurban di Kabupaten Magelang untuk menggunakan besek dan daun pisang supaya menghindari penggunaan kantong plastik (kresek)."Marilah kita menggunakan bahan dari alam yang lebih ramah lingkungan." katanya.

Ia meminta kepada seluruh masyarakat agar bisa menjadi agen-agen untuk menekan jumlah sampah anorganik di Kabupaten Magelang, termasuk di kelembagaan pemerintah daerah. "Saya minta saat rapat-rapat, kita tinggalkan bahan yang berbau plastik. Kalau harus pakai lepek ya pakailah lepek. Kalau minum ya pakailah gelas. Kita ini harus menjadi teladan lebih dulu," katanya.

Ia menuturkan kalau penduduk di Kabupaten Magelang ini kurang lebih 1,28 juta jiwa dan sumbangan sampah per orang 0,5 kg/hari, maka dalam satu bulan akan terkumpul ratusan ton sampah. "Kita mau punya lahan TPA yang begitu besar pun juga tidak akan pernah selesai masalah sampah ini. Jadi tidak usah muluk-muluk, mulai dari diri masing-masing saja untuk mengurangi penggunaan plastik setiap harinya," katanya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara