Tanggapi Laporan Ketua PN, Koordinator MAKI ke Mapolrestabes Semarang

Koordinator MAKI Boyamin Saiman. (Antara/I.C. Senjaya)
08 Agustus 2019 19:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Koordinator Masyarakat Anti Korupsi (MAKI) Boyamin Saiman, Kamis (8/8/2019), mendatangi Mapolrestabes Semarang untuk memberikan keterangan terkait dengan laporan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Semarang terhadap dirinya.

Boyamin mendatangi kantor Satuan Reserse Kriminal di Mapolrestabes Semarang dan memberi keterangan selama lebih kurang empat jam. "Ada sekitar 30 pertanyaan yang disampaikan penyidik," katanya.

Menurut dia, kedatangannya tersebut sebagai bentuk sikap kooperatif terhadap kasus yang dilaporkan oleh Ketua PN Semarang, meski belum ada surat panggilan resmi. Pertanyaan yang disampaikan, kata dia, masih berkaitan dengan aksi MAKI di PN Semarang, Senin (5/8/2019) lalu.

"Masih berkaitan dengan kejadian 5 Agustus lalu. Untuk detailnya nanti ditanyakan ke polisi saja," katanya.

Ia sendiri belum mengetahui sangkaan melanggar pasal apa dalam laporan Ketua PN Semarang itu. Meski keterangannya pada pemeriksaan kali ini sudah diberitaacarakan oleh penyidik, ia menyatakan siap kooperatif untuk diperiksa kembali, bahkan tanpa harus menggunakan surat panggilan resmi.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Pengadilan Negeri Kota Semarang Sutaji melaporkan Koordinator MAKI Boyamin Saiman menyusul aksinya di lembaga peradilan itu. Juru bicara PN Semarang Eko Budi Supriyanto menyatakan laporan ketua pengadilan itu terkait aksi koordinator MAKI menempeli tulisan di gazebo di kompleks PN Semarang yang dijadikan sebagai tempat merokok pengunjung.

Pada Senin (6/8/2019), Boyamin menyurati Ketua PN Semarang berkaitan dengan permohonan agar gazebo di lingkungan pengadilan itu dibongkar karena diduga berkaitan dengan kasus dugaan suap bupati Jepara terhadap oknum hakim. Dalam kesempatan itu, Boyamin juga menempeli gazebo itu dengan kertas bertuliskan "Bangunan Gazebo Ini Bukan Milik Negara".

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Sumber : Antara