Kekeringan di Banyumas Meluas, 29 Desa di 14 Kecamatan Krisis Air Bersih

BPBD Banyumas mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak kekeringan di kabupaten setempat. (Antara/Istimewa)
12 Agustus 2019 10:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, PURWOKERTO — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas mengakui kekeringan di wilayah setempat semakin meluas pada musim kemarau tahun ini. Kekeringan dan krisis air bersih sudah melanda 29 desa.

"Menurut laporan terakhir ada 29 desa dari 14 Kecamatan yang mengalami krisis air bersih," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banyumas, Ariono Poerwanto di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Minggu (11/8/2019).

Ke-29 desa tersebut, antara lain Desa Karanganyar, Kecamatan Patikraja, Desa Nusadadi, Desa Karanggendang dan Desa Selandaka, Desa Bogangin, Desa Kuntili dan Desa Kradenan, Kecamatan Sumpiuh. Di Kecamatan Karanglewas kekeringan melanda Desa Kediri, Tamansari dan Karanglewas Kidul.

Selain itu, kekeringan juga terjadi di Desa Banjarparakan dan Tipar Kecamatan Rawalo, Desa Srowot, Kecamatan Kalibagor, Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Desa Karangtalun Kidul dan Desa Kalitapen, dan Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati. Sedangkan di Kecamatan Tambak, tercatat Desa Jatisaba, Desa Panusupan, Desa Kasegeran, Kecamatan Cilongok, dan Desa Buniayu, Desa Klangkapan.

Kekeringan dan krisis air bersis juga terjadi di Desa Sawangan, dan Desa Karangsari, Kecamatan Kebasen, Desa Gancang, Desa Kedungurang dan Desa Gumelar, Kecamatan Gumelar. Kondisi serupa juga terjadi di Desa Klinting, Kecamatan Somagede serta Desa Besuki, Kecamatan Besuki.

Dia mengatakan hingga saat ini pihaknya sudah menyalurkan 391 tangki atau setara dengan 1.955.000 liter air. Distribusi air bersih tersebut dilakukan secara berkala ke desa-desa yang mengalami krisis air bersih.

Ia mengklaim proses distribusi air bersih sejak awal penanganan hingga saat ini berjalan dengan lancar. "Belum ada kendala berarti semuanya berjalan dengan lancar dan aman terkendali," katanya.

Sementara itu, berdasarkan data yang dihimpun BPBD Banyumas diketahui pada tahun 2018 lalu ada sejumlah kecamatan yang mengalami kekeringan di Banyumas. Sejumlah kecamatan tersebut antara lain Sumpiuh, Banyumas, Somagede, Kalibagor, Cilongok, Purwojati, Kebasen, dan Karanglewas.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara