Penumpang Bertumbuh, BRT Semarang Raup Rp17,54 M

Trans Semarang - Twitter
13 Agustus 2019 14:50 WIB Hafiyyan Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Jumlah penumpang Bus Rapid Transit (BRT) Trans Semarang cenderung bertumbuh sepanjang 2019. Hingga 7 Agustus 2019, perusahaan pun mengantongi pendapatan Rp17,54 miliar.

Kepala Badan Layanan Umum  UPTD Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan mengungkapkan, kenaikan pengguna jasa BRT Trans Semarang terlihat dari load factor atau faktor muat yang persentasenya meningkat. Load factor merupakan perbandingan antara jumlah penumpang yang diangkut dalam kendaraan terhadap jumlah kapasitas tempat duduk penumpang di dalam kendaraan pada periode waktu tertentu.

Pada periode Januari-Juni 2019, load factor di Koridor 1 mencapai 90,40%, Koridor 2 tercatat 97,96%, Koridor 3 tercatat 55,96%, Koridor 4 tercatat 67,81%, Koridor 5 tercatat 93,18%, Koridor 6 tercatat 39,27%, Koridor 7 tercatat 67, 39%, dan Koridor Bandara tercatat 11,07%. “Dari angka load factor tersebut terlihat jika BRT Trans Semarang semakin diminati oleh masyarakat,” paparnya dalam siaran pers yang diterima Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI) di Kota Semarang, Senin (12/8/2019).

Ade mengatakan pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan dengan tujuan semakin banyak masyarakat yang beralih dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal BRT Trans Semarang. Perbaikan pelayanan tersebut mencakup seperti penambahan koridor, penambahan armada, shelter, dan mempermudah cara pembayaran menggunakan cashless. BRT juga akan mengembangkan empat koridor feeder.

Kenaikan penumpang juga berimbas terhadap pendapatan. Hingga 7 Agustus 2019, BRT Trans Semarang mengantongi pendapatan Rp17,54 miliar. Manajemen pun menargetkan pendapatan Rp31,94 miliar pada tahun ini.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Bisnis