Tingkat Aduan Masyarakat ke ORI Jateng Turun, Ini Penyebabnya…

Logo Ombudsman Republik Indonesia (ORI). (ombudsman.go.id)
15 Agustus 2019 04:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Jawa Tengah (Jateng) mengatakan tingkat aduan masyarakat Jateng terkait pelayanan publik mengalami penurunan yang signifikan sepanjang 2019.

Kepala ORI Jateng, Siti Farida, menyebut hingga Juli 2019 lembaganya baru menerima dua laporan terkait pengaduan pelayanan publik di Jateng. Jumlah itu menurun drastis dibanding 2018 lalu yang menerima sekitar 19 pengaduan dari masyarakat.

“Memang menurun drastic terkait pengaduan masyarakat ke ORI. Sampai sekarang baru ada dua laporan yang kami tangani khususnya pengaduan tentang pelayanan publik di Jateng,” ujar Farida seusai mengikuti dialog pelayanan publik di Kantor PWI Jateng, Kota Semarang, Rabu (14/8/2019).

Farida memperkirakan turunnya pengaduan ke ORI itu disebabkan penggunaan media sosial (medsos) yang diterapkan kantor pelayanan publik, instansi, maupun pejabat pemerintah, seperti Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Ganjar diketahui sangat aktif di medsos. Orang nomor satu di jajaran Pemprov Jateng itu juga kerap menerima pengaduan dari masyarakat baik melalui akun medsos pribadinya maupun kanal milik Pemprov Jateng di Lapor Gub!.

“Selain penggunaan medsos untuk pelayanan publik, termasuk pengaduan yang dilakukan Pak Gubernur, tingkat kepuasaan pelayanan publik di Jateng memang sudah baik. Berdasar survei kepatuhan pada 2016 lalu, Pemprov Jateng masuk zona hijau, artinya tingkat kepuasan masyarakat pada pelayanan publik tinggi,” ujarnya.

Terpisah, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, menilai menurunnya pengaduan masyarakat ke ORI bukan hanya karena adanya kanal pengaduan secara online yang diterapkan instansi pemerintah maupun dirinya. Namun, menurut Ganjar masih banyak masyarakat yang belum terlalu mengenal ORI secara detail.

“Itu karena ORI belum terkenal saja. Kalau masyarakat tahu, pasti banyak yang melapor ke ORI. Saatnya ORI memperkenalkan diri agar dapat memerankan fungsinya dengan optimal,” ujarnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya