Jatuh saat Panjat Gunung Muria, Pendaki asal Kudus Masih Sempat Telepon Basarnas

Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi pendaki di Gunung Muria, Kudus, Kamis (15/8 - 2019) malam. (Semarangpos.com/Basarnas Jateng)
16 Agustus 2019 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Nasib nahas mendera Agus Yusuf, 32, warga Desa Mlati Lor RT 006/RW 001, Kecamatan Kudus, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/8/2019). Ia terperosok ke jurang hingga tersangkut di pepohonan saat mendaki di Gunung Muria. Untungnya, nyawa Agus berhasil diselamatkan. Ia berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dan dibawa turun dari puncak Gunung Muria dalam kondisi selamat.

Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingo, mengatakan saat terjebak di pepohonan korban masih sempat menelepon Basarnas Pos SAR Jepara. “Jadi survivor [pendaki] langsung mengontak kami [Basarnas Pos SAR Jepara] begitu terjatuh. Ia telepon untuk minta dievakuasi. Kebetulan saat kejadian, korban masih membawa telepon genggam dan mendapat nomor telepon kami setelah mencari di Internet,” ujar Aris dalam keterangan resmi yang diterima Semarangpos.com, Jumat (16/8/2019).

Aris menambahkan Agus pergi mendaki Gunung Muria seorang diri. Di tengah perjalanan, ia sempat bergabung dengan rombongan pendaki lain. Namun, sesampainya di puncak, korban memutuskan untuk memisahkan diri dengan rombongan. Di tengah berjalanan, tepatnya pada ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut (mdpl), korban mengalami insiden tersebut.

“Atas informasi itu kami langsung memerintahkan Koordinator Basarnas Pos SAR Jepara, Wisnu Yuas, untuk memberangkatkan regu penyelamat. Proses evakuasi berlangsung sekitar tiga jam. Korban kami evakuasi dalam kondisi selamat dan tidak mengalami cedera serius,” imbuh Aris.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya