Mangut Beong, dari Ikan Liar Jadi Kuliner Istimewa Khas Borobudur

Mangut beong. (Perpus.Jatengprov.go.id)
22 Agustus 2019 12:50 WIB Ginanjar Saputra Semarang Share :

Solopos.com, MUNGKID — Mangut beong kini dikenal sebagai karya kuliner khas di kawasan wisata Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah (Jateng). Namun siapa yang menyangka olahan tersebut berisi ikan liar yang belum bisa dibudidayakan?

Ikan beong sebagai bahan utama mangut beong adalah ikan yang banyak hidup di Kali Progo. Koordinator Kampung Homestay Bororbur, Muslih, menjelaskan ikan beong memang belum dibudidayakan hingga kini.

"Jadi memang kita harus mencari di Kali Progo. Kita menangkapnya dengan jala, kita enggak pakai setrum atau racun," ujarnya kepada Solopos.com di sela-sela kunjungan awak media bersama jajaran Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jateng di Kampung Home Stay Ngaran I, Desa Borobudur, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Selasa (20/8/2019).

Muslih menjelaskan mangut beong mulai dikenal sebagai karya kuliner khas Borobudur belum lama ini. Ia mengklaim mangut beong cukup diminati para wisatawan yang datang ke Magelang layaknya wisatawan meminati mangut manyung jika berkunjung ke wilayah Semarang.

Mangut beong memiliki rasa gurih dan sedikit pedas. Tekstur daging ikan beong pun sangat lembut, lebih lembut dari dagung lele. Tak banyak duri di dalam daging beong sehingga siapa saja yang menyantapnya tak perlu ribet memisahkan duri dan daging.

Dengan rasa dan tekstur yang mak nyus, mangut beong bisa dinikmati dengan harga mulai Rp35.000 untuk satu porsi lengkap dengan nasi. Muslih menjelaskan harga Rp35.000 tergolong murah lantaran ikan beong harus dicari di Kali Progo dan belum bisa dibudidayakan.

Muslih menjelaskan harga mentah ikan beong bisa naik saat musim penghujan dan banjir melanda Kali Progo. Harga ikan beong mentah yang biasanya sekitar Rp35.000 per kg bisa naik menjadi Rp50.000 per kg saat Kali Progo dilanda banjir.

Dengan ikan yang cukup sulit dicari dan rasanya yang tak mengecewakan, mangut beong sebagai salah satu karya kuliner khas di Borobudur, Magelang, Jateng rasanya cukup pantas untuk dicoba. Jika Anda tertarik untuk mencobanya, datang saja ke kawasan Borbudur dan sekitarnya sekalian berwisata ke wilayah yang digadang-gadang sebagai Bali Baru tersebut.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya