Kukuhkan 3 Guru Besar, Undip Kini Punya 122 Profesor

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama (kiri), memberikan ucapan selamat kepada tiga guru besar yang baru saja dikukuhkan di Gedung Prof. Soedarto, Tembalang, Kamis (22/8 - 2019). (Semarangpos.com/Humas Undip)
23 Agustus 2019 08:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Universitas Diponegoro (Undip) menambah daftar civitas academica yang berstatus guru besar. Ada tiga guru besar yang baru saja dikukuhkan Undip di Gedung Prof. Soedarto SH, kompleks Kampus Undip Tembalang, Kamis (22/8/2019).

Ketiga guru besar baru itu, dua di antaranya merupakan guru besar ilmu ekonomi dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis, yakni Prof. Tarmizi Achmad dan Prof. Anis Chariri. Sementara satu guru besar lagi, yakni Prof. Isroli dari Fakultas Peternakan dan Pertanian.

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan (Menristekdikti), Prof. H. Mohamad Nasir, yang turut hadir dalam acara pengukuhan itu memberikan selamat kepada Undip yang telah menambah daftar guru besarnya. Dengan bertambahnya guru besar itu, ia menilai barisan akademisi Undip akan semakin kuat dan cita-cita menjadikan Undip sebagai World Class University akan lebih cepat terwujud.

“Saya mendukung program Undip dalam percepatan profesor guna meningkatkan performa Undip, sehingga akan memberikan solusi-solusi jitu dan efisien dalam pencegahan dan pemberantasan kecurangan di Indonesia bahkan dunia. Saya berharap di masa depan Undip bisa  memberikan solusi dengan memanfaatkan analitik data sehingga menghasilkan invensi dan inovasi pada manajemen risiko yang lebih efektif dan transparan,” ujar Nasir dalam sambutannya.

Rektor Undip, Prof. Yos Johan Utama, mengatakan jabatan guru besar merupakan jabatan akademik tertinggi dalam dunia pendidikan. Meski demikian, mahkota sebenarnya dari jabatan guru besar adalah kemampuan untuk terus mencetak karya-karya yang baik untuk kemaslatan umat manusia.

“Sebagai seorang ilmuwan, Prof. Tarmizi dan Prof. Anis telah berusaha menemukan berbagai inovasi dengan upaya menciptakan good corporate governance untuk mencegah terjadinya kecurangan maupun memberantasnya. Sementara Prof. Isroli mengedepankan upaya peningkatan produksi daging broiler untuk mencukupi kebutuhan makanan. Ini suatu upaya yang luhur agar manusia mendapat makanan yang lebih baik,” jelas Yos.

Dengan dikukuhkannya tiga guru besar itu, maka Undip saat ini memiliki 122 guru besar yang masih aktif sebagai tenaga pengajar. 122 guru besar itu, 28 orang di antaranya berasal dari Fakultas Teknik, 22 orang dari Fakultas Perternakan dan Pertanian, 16 guru besar Fakultas Perikanan dan Kelautan, 14 guru besar Fakultas Hukum, 13 guru besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis, 10 guru besar Fakultas Kedokteran, 9 guru besar Fakultas Ilmu Budaya, 6 guru besar Fakultas Sains dan Matematika, dan 4 profesor dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya