Pria Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Kudus, Tak Ada Identitas Ditemukan…

Sejumlah warga berkerumun menyaksikan seorang pria tanpa identitas yang tewas tergantung di Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (23/8 - 2019). (Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif)
23 Agustus 2019 16:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, KUDUS — Seorang pria ditemukan warga tewas dalam kondisi tergantung di pohon mangga di dekat Jembatan Kencing, Desa Pasuruhan Lor, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2019). Tak ditemukan kartu tanda identitas apapun di tubuhnya.

Manan, salah seorang warga desa setempat, mengatakan pria yang sebelumnya diketahui lalu lalang di depan warung miliknya itu ditemukan tergantung di pohon mangga milik warga Desa Pasuruhan Lor oleh seorang penggembala kerbau pada pukul 06.30 WIB. Pria tanpa identitas tersebut, kata dia, sebelumnya memang diketahui sering lalu lalang di depan warung miliknya tanpa alas kaki.

"Kaus lengan panjang berwarna hitam dan merah serta celana biru yang dipakai pelaku juga sama ketika lalu lalang di depan warung saya tiga hari sebelumnya," ujarnya.

Karena pria itu terkesan mengalami depresi, warga menduga ia nekat bunuh diri dengan menggantung dirinya di pohon mangga. Padahal, warga Desa Pasuruhan Lor, tidak ada yang mengenal pelaku karena sejak tiga hari lalu ketika ia masih lalu lalang di sekitar lokasi tergantung itu tidak pernah ada yang menyapa karena tidak mengenal.

Kades Pasuruhan Lor Nor Badri mengaku mengetahui ada warga tergantung di pohon mangga itu setelah mendapat laporan warga. Ia lalu meneruskan informasi tersebut ke aparat kepolisan setempat. "Gantung dirinya dimungkinkan malam atau subuh. Kami juga tidak mengenalnya karena belum jelas warga mana mengingat tidak ada identitasnya," ujarnya.

Kapolsek Jati AKP Bambang Sutaryo membenarkan adanya warga yang belum diketahui identitasnya bunuh diri dengan cara menggantung diri di pohon mangga. Untuk saat ini, lanjut dia, jenazah pelaku masih berada di RSUD Loekmono Hadi Kudus karena belum diketahui identitasnya.

Berdasarkan hasil identifikasi Tim Inafis Polres Kudus dengan alat pendeteksi sidik jari, pelaku tidak terdeteksi identitasnya dan diduga belum pernah melakukan perekaman e-KTP. Peristiwa gantung diri di wilayah Kecamatan Jati sepanjang Januari-Agustus 2019 tercatat ada dua kejadian, pertama di Desa Tumpang Krasak, Kecamatan Jati, Kudus, pada 17 Agustus 2019.

Pelakunya merupakan pria dengan usia berkisar 65 tahun yang diduga depresi setelah anaknya meninggal dunia, sedangkan kejadian yang kedua merupakan pria dengan usia berkisar 35 tahun.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara