Lereng Gunung Andong Terbakar, BPBD Magelang Berjibaku Memadamkan

Personel BPBD Kabupaten Magelang memadamkan api kebakaran hutan di lereng Gunung Andong. (Antara/BPBD Kabupaten Magelang)
02 September 2019 17:50 WIB Newswire Semarang Share :

Semarangpos.com, MUNGKID — Sekitar 2 ha hutan di lereng Gunung Andong, wilayah Dusun Temu, Desa Jogoyasan, Kecamatan Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Minggu (1/9/2019), terbakar. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Magelang berjibaku memadamkannya.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan pada pukul 11.05 WIB terpantau kepulan asap di Petak 27F kawasan hutan lereng sisi timur laut Gunung Andong. Tim gabungan pun diterjunkan dan dibagi menjadi dua SRU, SRU 1 melakukan proses evakuasi pendaki dan SRU 2 melakukan pemadaman.

Tercatat ada setidaknya 45 pendaki yang harus dievakuasi dari Gunung Andong yang sedang terbakar tersebut. "Pukul 11.32 WIB, Perhutani, Sarda, SAR Semesta, MPA, Basecamp dan warga, menuju lokasi kebakaran untuk pemadaman sekitar 50 personel," papar Edy Susanto sebagaimana dipublikasikan Kantor Berita Antara, Senin (2/9/2019).

Ia mengatakan pada pukul 12.26 WIB titik api yang berada di sisi kanan bawah Pos Gogik sudah berhasil dipadamkan, tetapi masih terdapat bara api. Sedangkan titik api yang di bagian atas gunung belum berhasil dikendalikan, bahkan merembet ke arah Desa Girirejo.

Baru pada pukul 12.47 WIB, titik api di sisi bawah Desa Girirejo berhasil dipadamkan, meskipun masih ada sisa bara api. Pada pukul 12.55 WIB, dua personel menuju lokasi titik api yang berada di sisi atas Desa Girirejo. Hingga pukul 13.30 WIB, katanya masih terdapat titik api kecil di bawah Basecamp Gogik.

Tim gabungan kembali dikerahkan melakukan pemadaman. Pada pukul 15.00 WIB, katanya, bahkan muncul kepulan asap dari pembakaran bahan/benda yang mudah terbakar yang sengaja dibakar oleh warga dan sukarelawan atas pengawasan pihak Perhutani yang kemudian ditimbun dengan tanah agar tidak kembali terbakar.

Diungkapkannya, berdasarkan informasi tim yang melakukan penyisiran, secara visual kini tidak ditemukan titik api dan asap.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber : Antara