DPRD Jateng Siap Pererat Sinergi dengan Eksekutif

Kepala Pengadilan Tinggi Jateng, Sri Sutatiek, menyematkan pin keanggotaan kepada anggota DPRD Jateng masa bakti 2019-2024 pada acara pelantikan di Gedung DPRD Jateng, Selasa (3/9 - 2019). (Semarangpos.com/Imam Yuda S.)
03 September 2019 21:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 120 anggota DPRD Jawa Tengah (Jateng) masa bakti 2019-2024 resmi dilantik di Gedung Berlian, sebutan Gedung DPRD Jateng, Kota Semarang, Selasa (3/9/2019). Dari jumlah sebanyak itu, 45% di antaranya merupakan wajah baru.

“Kendati banyak anggota parlemen yang berstatus baru, kolaborasi yang selama ini sudah terjalin dengan lembaga eksekutif tidak boleh meredup. Jalinan yang sudah ada, wajib diperkuat demi kemajuan Jateng,” ujar Ketua sementara DPRD Jateng, Bambang Kusriyanto, saat memberi sambutan.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Semarang itu itu siap melanjutkan program pendahulunya yang belum rampung dan memperkuat hubungan dengan lembaga eksekutif.

“Tidak ada artinya kinerja kita jika tidak mendapat dukungan dari pemerintah. Oleh karena itu, kita akan jalin hubungan yang lebih baik dengan eksekutif. Apa yang pernah berhasil dilaksanakan harus diteruskan. Sedangkan rencana yang belum sepat selesai, apabila dipandang sangat mendesak harus diselesaikan,” ujar Bambang.

Dalam acara itu, juga ditetapkan posisi ketua sementara DPRD Jateng kepada Bambang Kusriyanto. Sedangkan, posisi wakil ketua sementara diberikan kepada Sukirman dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Penetapan Bambang dan Sukirman sebagai pimpinan sementara itu tak terlepas dari perolehan kursi partainya  di DPRD Jateng. PDIP menjadi partai yang paling banyak meraih kursi dengan perolehan 42 kursi atau 35% dari total kursi DPRD Jateng.

Sementara, PKB menempati urutan kedua dengan total 20 kursi, disusul Gerindra dengan 13 kursi, Golkar 12 kursi, PKS 10 kursi, PPP 9 kursi, PAN 6 kursi, Partai Demokrat 5 kursi, dan Partai Nasdem 3 kursi.

Logo DPRD Jateng

Parlemen modern

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, meminta kepada seluruh anggota DPRD Jateng untuk mengoptimalkan penggunaan media sosial (medsos). Menurutnya hal itu penting agar apa yang dilakukan dapat diketahui publik dan pelayanan kepada publik pun semakin optimal.

“Saya sangat mendukung upaya mewujudkan parlemen modern. Karena disukai atau tidak, zaman kini telah berubah dan semua menunutut perubahan," kata Ganjar.

Ganjar mengatakan saat ini bukan zamannya lagi pengaduan atau usulan masyarakat disampaikan secara konvensional. Pemanfaatan teknologi seperti pembuatan website khusus tentang DPRD sangat dibutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Ganjar juga mengucapkan selamat kepada para anggota DPRD Jateng yang baru dilantik. Ganjar berharap, mereka yang baru dilantik itu dapat langsung bekerja dan membantu mewujudkan program-program Pemprov  Jateng.

“Ada banyak hal yang harus dikerjakan, termasuk problem ideologi, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan mutu pendidikan, reformasi birokrasi dan pemberantasan korupsi. Saya mohon kerja samanya,” ujar Ganjar. (ADV)

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya