Operasi Patuh Candi 2019, 3.405 Pengendara di Purbalingga Terjaring Razia

Ilustrasi razia kendaraan. (Antara/Humas Pemkot Magelang)
13 September 2019 14:50 WIB Imam Yuda Saputra Semarang Share :

Semarangpos.com, SEMARANG — Sebanyak 3.405 pengendara terjaring razia yang dilakukan Polres Kabupaten Purbalingga selama Operasi Patuh Candi 2019. Operasi Patuh Candi 2019 itu digelar selama 14 hari, mulai 29 Agustus – 11 September kemarin.

Kasatlantas Polres Purbalingga, AKP S.S. Udiono, mengatakan selama 14 hari pelaksanaan operasi, pihaknya telah menindak 3.405 penggendara yang terjaring razia karena terbukti melakukan pelanggaran. Ke-3405 pengendara itu terdiri dari pengemudi sepeda motor maupun kendaraan roda empat.

Udiono menyebut jumlah pelanggar yang terjaring razia tahun ini mengalami peningkatan dibanding tahun lalu.

“Tilang [bukti tilang] saat Operasi Patuh 2018 sebanyak 2.395, sedangkan tahun 2019 ini sebanyak 3.405. Dibanding tahun lalu, Operasi Patuh Candi 2019 penindakan pelanggarannya mengalami peningkatan sekitar 42%,” ujar Udiono dikutip laman Internet Polda Jateng, Kamis (12/9/2019).

Udiono menambahkan pelanggaran lalu lintas paling banyak dilakukan pengendara sepeda motor. Rata-rata pelanggaran pengemudi sepeda motor mayoritas merupakan pengemudi di bawah umur.

Selain itu, banyak juga pengendara yang tidak menggunakan helm SNI. Sementara, pelanggaran pengemudi mobil paling banyak dikarenakan tidak memakai sabuk pengaman.

“Sementara terkait kecelakaan lalu lintas selama Operasi Patuh Candi 2019 di wilayah Kabupaten Purbalingga terjadi 5 kasus. Ini mengalami penurunan dibanding tahun lalu, saat Operasi Patuh Candi 2018, yakni 7 kasus,” imbuhnya.

Sementara itu, selama Operasi Patuh Candi 2019 di Purbalingga, tidak ada korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas. Sementara pada tahun lalu, jumlah meninggal dunia sebanyak satu korban.

“Kami berharap setelah Operasi Patuh Candi 2019 masyarakat lebih tertib berlalu lintas sehingga mencegah terjadinya kecelakaan,” tuturnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya